Sebelum lebih jauh mari kita kenali dulu struktur dan aturan dasar dalam pemrograman PHP. Dalam
tutorial kali ini alat yang diperlukan yaitu:
- Editor text yang bagus, bukan sekedar notepad. Tapi kita membutuhkan editor text yang memberikan kemudahan kepada kita misalnya text highliting, auto completion, line numbering dll. Penulis memakai Notepad++.
- Browser: Firefox, opera atau IE
a. Awal dan Akhir Tags PHP Pada contoh di bawah ini kita akan menggunakan <?php sebagai awal tags PHP dan ?> sebagai akhir tags PHP. Semua karakter di dalam tags PHP ( sesudah <?php dan sebelum ?> ) akan diolah oleh intrepeter PHP. Sedangkan di luarnya ( sebelum <?php dan sesudah ?> ) akan diabaikan oleh intrepeter PHP.
Untuk jelasnya mari kita lihat contoh berikut:
- Lima ditambah lima sama dengan:
- <?php print 5 + 5; ?>
- <p>
- Tiga ditambah tiga sama dengan :
- <?php
- print 3 + 3;
- ?>
- <p>
- <a href="http://jagoan-php.blogspot.com/">belajar php</a>
Contoh di atas sama saja dengan kode HTML berikut:
- Lima ditambah lima sama dengan:
- 10<p>
- Tiga ditambah tiga sama dengan :
- 6<p>
- <a href="http:http://jagoan-php.blogspot.com/">belajar php</a>
Di PHP versi-versi terdahulu juga menggunakan <? sebagai awal tags PHP. <? disebut sebagai
short open tags. Tags ini masih berfungsi di PHP 5 akan tetapi dapat dinon aktifkan dengan merubah konfigurasi PHPnya. jadi lebih baik menggunanan <?php.
b. Whitespace - <?php print "Hello"; print " World!"; ?>
Perhatikan kode di atas. Sulit dibaca bukan? akan lebih baik apabila ditulis demikian.
- <?php
- print "Hello";
- print " World!";
- ?>
Lebih mudah dibaca bukan?
Berikut penulisan yang kurang pas, walaupun menghasilkan tampilan yang sama di browser
- <?php
-
- print "Hello";
-
- print " World!";
-
- ?>
- <p>Terlalu mengumbar enter heheheh.
- Kalau yang dibawah terlalu banyak spasinya.
- <p>
- <?php
- print "Hello" ;
- print " World!" ;
- ?>
- <p>kalo yang di bawah ini terlalu mepet. terlalu pelit spasi
- <?php print"empet-empetan jadi susah bacanya"; ?>
c. Case-Sensitivity Fungsi-fungsi di PHP tidak case sensitive. Jadi tidak ada perbedaan anatara penggunaan huruf besar dan kecil. Contoh di bawah ini menghasilkan output yang sama.
-
-
- print number_format(285266237);
-
- PRINT Number_Format(285266237);
-
- Print number_format(285266237);
-
- pRiNt NUMBER_FORMAT(285266237);
Di beberapa sumber menyebutkan bahwa eksekusi fungsi dengan huruf kecil lebih cepat daripada fungsi yang ditulis dengan huruf besar atau ditulis menggunakan kombinasi huruf besar dan kecil. Jadi ga ada ruginya menggunakan huruf kecil saja, betul?
Catatan: Berbeda halnya kalau berurusan dengan file. Di
server dengan mesin LINUX penamaan file adalah case
sensitif. File dengan nama gecko.jpg berbeda dengan GECKO.JPG
d. Comment Di PHP ada 2 macam comment:
- single line comment
- multi line comment
Single Line Comment bisa menggunakan
# atau
//Contoh penggunaannya sebagai berikut:
- <?php
- print "Belajar PHP bareng gecko";
-
- print "<p>Belajar menuliskan komentar di PHP"; #bisa juga memakai tanda pagar
- #menggunakan tanda pagar untuk komen
- #ini juga masih komen
-
- ?>
Multi line comment menggunakan tanda
/* sebagai awal dan
*/ sebagai akhir komentar
Contoh penggunaannya sebagai berikut:
- <?php
- echo 'ini kode PHP';
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
- echo 'Kalo ini sudah bukan komentar lagi';
- ?>
catatan: kalo HTML komennya seperti ini
- <!-- ini komen di HTML
- merupakan komen multi line -->
- <?php echo 'hai..... aku ditulis pake PHP';
- ?>
Sudah faham khan? Kalo ada pertanyaan, silahkan...
Semoga berguna..